Alat Untuk Mengukur Gaya dan Cara Kerjanya

Daftar Isi
Alat untuk mengukur besarnya gaya adalah dinamometer (neraca pegas). Alat ini terdiri dari sebuah pegas yang digantungi dengan kait penggantung beban. Di atas pegas terdapat jarum penunjuk gaya.

alat untuk mengukur gaya

Apa kabar adik-adik? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang alat ukur, yaitu alat untuk mengukur besaran gaya.

Sebagaimana yang telah dijelaskan, gaya adalah tarikan atau dorongan. Besar tarikan atau dorong tersebut bisa diukur  dengan alat ukur yang tepat.

Dalam fisika, gaya termasuk ke dalam anggota besaran turunan, yang diturunkan  dari besaran pokok massa, panjang, dan waktu.

Lantas, apa nama alat pengukur gaya dan bagaimana cara kerjanya? Yuk, berikut ini kakak jelaskan...

Alat Untuk Mengukur Gaya

Dalam fisika, alat untuk mengukur besar kecil gaya pada sebuah benda secara langsung adalah dinamometer (dynamometer) atau neraca pegas. 

Dalam sistem MKS, gaya diukur dengan satuan Newton (N). Hal ini dimaksudkan untuk menghormati seorang ahli Fisika berkebangsaan Inggris bernama Isaac Newton (1642-1727).

Dinamometer (neraca pegas) sederhana terdiri dari sebuah pegas dalam sebuah bejana berbentuk tabung yang bagian bawahnya digantungi dengan kait penggantung beban. 

Di sekeliling tabung terdapat garis-garis skala bersatuan Newton (N). Berikut ini gambar dinamometer atau neraca pegas sederhana: 

gambar dinamometer neraca pegas sederhana

Pegas akan memanjang ketika dikenai gaya. Perpanjangan pegas tersebut diletakkan pada skala yang menunjukkan besarnya gaya yang sedang diukur. 
Semakin kuat pegas, semakin besar gaya yang dapat diukur oleh dinamometer (neraca pegas).

Prinsip Kerja Alat Pengukur Gaya Dinamometer

Prinsip kerja alat pengukur gaya dinamometer (neraca pegas) memanfaatkan sifat elastisitas pegas. Hukum fisika yang mengatur tentang sifat elastisitas pegas ini dinamakan hukum Hooke.

Hukum Hooke menyatakan bahwa pertambahan panjang pegas sebanding dengan gaya tariknya. Artinya, ketika kita berikan gaya pada pegas, gaya inilah yang menyebabkan pegas memanjang atau memendek.

Jenis-Jenis Alat Pengukur Gaya

Alat pengukur gaya dinamometer  (neraca pegas) dibedakan berdasarkan bentuk dan kegunaannya. Ada dinamometer yang digunakan untuk mengukur kekuatan tarikan, ada juga dinamometer yang digunakan untuk mengukur gaya dorong, dan kekuatan genggaman.

Berikut ini beberapa jenis dinamometer berdasarkan kegunaannya:

1. Dinamometer Pengukur Gaya Tarik

Dinamometer untuk mengukur besar kecilnya gaya tarik disebut neraca pegas. Neraca pegas ini terdiri dari sebuah kumparan pegas, yang terdapat dalam bejana yang terlindung, dengan sebuah penunjuk skala yang terhubung ke ujung lainnya. 

dinamometer pengukur gaya tarik
Ketika gaya tarik diberikan pada ujung pegas, pegas tersebut akan meregang. Besarnya regangan tergantung pada gaya. 

Dinamometer jenis ini sering digunakan untuk mengukur besar gaya yang dibutuhkan untuk menarik benda atau untuk mengukur berat benda karena pengaruh tarikan gravitasi.

2. Dinamometer Pengukur Gaya Dorong

Selain tarikan, gaya juga dapat berupa dorongan. Terdapat jenis dinamometer  yang dapat digunakan untuk mengukur besar gaya dorong tersebut. 

Jika pada tarikan dinamometer memanfaatkan regangan pegas, maka pada pengukur gaya dorong ini memanfatkan rapatan pegas.

dinamometer pengukur gaya dorong

Ketika gaya dorong diberikan pada ujung pegas, pegas tersebut akan memampat. Besarnya rapatan tergantung pada gaya.

3. Dinamometer Pengukur Kekuatan Genggaman

Terdapat satu jenis dinamometer yang secara khusus digunakan untuk mengukur kekuatan genggaman tangan (hand grip dynamometry).

Berikut ini gambar penampakan alatnya:

dinamometer genggam

Cara Mengukur Gaya dengan Dinamometer

Berikut ini adalah langkah-langkah mengukur gaya dengan dinamometer. Gaya yang kita ukur pada praktik ini adalah gaya berat benda akibat tarikan gravitasi bumi:

Kegiatan:

Mengukur gaya berat benda dengan dinamometer

Alat dan Bahan:

  • Dinamometer atau Neraca Pegas
  • Benda yang akan diukur, seperti balok atau besi

Langkah-langkah:

  1. Berikan pengait pada balok atau besi agar bisa dikaitkan pada dinamometer (neraca pegas)
  2. Gantung neraca pegas pada bidang yang tetap
  3. Kaitkan benda dengan pegas
  4. Biarkan benda bebas menggantung
  5. Catat hasil pengukuran pada skala

Kesimpulan 

Alat untuk mengukur besarnya gaya adalah dinamometer (neraca pegas). Alat ini terdiri dari sebuah pegas yang digantungi dengan kait penggantung beban.

Gimana adik-adik, udah tahu kan alat untuk mengukur gaya? Jangan lupa lagi yah.

Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar