Alat untuk Mengukur Volume Batu

Daftar Isi
Alat untuk mengukur volume batu bisa menggunakan gelas ukur dan gelas pancur yang diisi air dengan cara menghitung kenaikan volume air atau volume air yang pindahkan oleh batu.

alat untuk mengukur volume batu

Apa kabar adik-adik? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Di materi fisika kali ini, kakak akan menjelaskan alat yang digunakan untuk mengukur volume batu.

Sebagaimana yang dipahami, batu termasuk ke dalam benda yang memiliki bentuk tidak teratur. Sehingga untuk mengukur volumenya, sangat sulit jika menggunakan pengukuran panjang, lebar, dan tinggi batu.

Namun, kesulitan itu bisa diatasi dengan menggunakan teknik pengukuran tertentu yang memungkinkan kita mengukur volume batu tanpa mengukur panjang, lebar, dan tingginya.

Seperti apa metode tersebut? Yuk, berikut ini kakak terangkan...

Alat untuk Mengukur Volume Batu

Gelas ukur bisa digunakan sebagai alat untuk mengukur volume batu. Gelas ukur adalah gelas (tabung kaca ) yang sudah dilengkapi dengan skala volume. Jika zat cair dimasukkan ke dalam gelas ukur maka permukaannya akan berada pada skala yang merupakan besar volumenya.

Ketika batu dimasukkan ke dalam gelas ukur yang telah terisi zat cair tersebut, maka akan terjadi kenaikan permukaan zat cair. Nah, jumlah kenaikan zat cair itulah yang menjadi nilai volume batu.

Baiklah, berikut ini kakak uraikan lebih lanjut langkah-langkah mengukur volume batu.

Cara Mengukur Volume Batu

Berikut ini adalah langkah-langkah mengukur volume batu dengan menggunakan gelas ukur. Khusus untuk cara yang satu ini, berlaku pada batu-batu berukuran kecil:

gelas ukur alat untuk mengukur volume batu
  1. Isi gelas ukur dengan air dan baca volumenya. Misalkan, volume yang terbaca adalah V1 = 300 ml.
  2. Masukkan batu yang diukur ke dalam gelas ukur. Usahakan agar seluruh bagian batu tercelup
  3. Volume air akan naik. Baca, volumenya air sekarang. Misalkan, volumenya sekarang adalah V2 = 325 ml.
  4. Volume batu bisa ditentukan dengan rumus; Volume batu = V2 - V1 = 325 - 300 = 25 ml
Jadi, volume batu yang barusan kita ukur adalah 25 ml.

Baca Juga:
Lantas, bagaimana dengan batu yang berukuran besar? Nah, untuk pengukuran volume batu yang berukuran besar, kita menggunakan bantuan tabung berpancuran (gelas pancur). Berikut ini langkah-langkahnya:

mengukur volume batu besar
  1. Isi gelas berpancuran dengan air sampai ada sedikit air yang keluar dari mulut pancuran.
  2. Tempatkan gelas ukur kosong tepat di bawah mulut pancuran.
  3. Masukkan batu yang akan diukur ke dalam tabung berpancuran. Usahakan agar seluruh bagian batu tercelup.
  4. Air akan tumpah dari mulut pancuran dan ditampung oleh gelas ukur.
  5. Besarnya volume batu adalah sama dengan jumlah volume air yang tertampung dalam gelas ukur.

Kesimpulan

Jadi, alat untuk mengukur volume batu bisa menggunakan gelas ukur dan gelas pancur yang diisi air dengan cara menghitung kenaikan volume air atau volume air yang pindahkan oleh batu.

Gimana adik-adik, udah tahu kan alat untuk mengukur volume batu? Jangan bingung lagi yah saat mendapat pertanyaan serupa.

Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar