Perubahan Fisika: Pengertian, Contoh (Gambar Lengkap)

Daftar Isi
Fisika.co.id - Perubahan Fisika. Perubahan adalah sebuah keniscayaan, seperti itulah kata orang bijak. Segala sesuatu di sekitar kita berubah di dalam waktu dan ruang. Perubahan terjadi pada zat setiap hari. Beberapa dari perubahan tersebut terjadi secara alami, dan beberapa di antaranya disebabkan oleh manusia.

Perubahan Fisika: Pengertian, Contoh (Gambar Lengkap)

Ilmu fisika juga mempelajari fenomena perubahan tersebut yang dimasukkan ke dalam satu topik khusus dengan nama "perubahan fisika". Sebenarnya, topik ini sering disandingkan dengan "perubahan kimia", tetapi kita akan bahas ini pada postingan terpisah. Kali ini kita hanya akan fokus kepada perubahan fisika.

Lantas, apa yang dimaksud dengan perubahan fisika? Apa saja contoh benda yang mengalami perubahan fisika? Pertanyaan inilah yang akan kami uraikan penjelasannya di dalam artikel ini. Kami akan mengajak pembaca untuk mengetahui apa itu perubahan fisika dan seperti apa contohnya.

Yuk, berikut ini pembahasannya...

Perubahan Fisika

Kamu pasti pernah membuat teh. Teh dibuat dengan cara mencampurkan daun teh bersama dengan gula. Kristal-kristal gula dan daun teh dimasukkan ke dalam gelas, kemudian diberi air panas. Setelah diaduk, maka kita tidak akan bisa melihat lagi kristal gula tersebut. Tetapi, kita tetap percaya bahwa gula masih ada di dalam gelas bersama daun teh, yang dibuktikan oleh rasa manis dari minuman teh tersebut.

Sebenarnya, ilustrasi di atas merupakan salah satu bentuk perubahan fisika. Jadi, apa itu perubahan fisika?

Pengertian Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah perubahan yang terjadi pada suatu zat tanpa disertai terbentuk zat baru. Dengan kata lain, hasil perubahan tersebut masih memiliki sifat yang sama dengan zat awalnya, perubahan hanya terjadi pada bentuk dan ukurannya saja (fisik). 

Zat sering mengalami perubahan yang membuat mereka memiliki penampilan yang sangat berbeda, walaupun komposisi kimianya tidak berubah. Misalnya, kamu dapat mengambil selembar kertas yang rata dan halus, kemudian meremasnya menjadi bola atau melipatnya menjadi sebuah pesawat terbang. 

Meskipun mungkin bentuknya terlihat sangat berbeda, tetapi itu masih tetap kertas. Perubahan yang mengubah penampilan suatu zat tanpa mengubah komposisi kimianya disebut dengan perubahan fisika.

Penyebab Perubahan Fisika

Perubahan fisika bisa disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor alami dan faktor manusia. Faktor alami misalnya akibat terjadi penurunan suhu, maka air yang ada di sungai bisa membeku. Air berubah menjadi padat. Perubahan pada air bisa juga terjadi karena faktor manusia, misalnya air yang dimasukkan ke dalam kulkas akan membeku.

Ciri-Ciri Perubahan Fisika 

Perubahan fisika pada suatu zat dikenali berdasarkan ciri-cirinya. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang terdapat pada perubahan fisika:

1. Tidak Terbentuk Zat Jenis Baru

Ciri pertama dari perubahan fisika adalah hasil perubahannya bukan merupakan zat jenis baru. Meskipun tampilannya telah berbeda dari zat awal, tetapi sifat zat hasil perubahan tersebut masih tetap sama dengan zat awalnya. Contohnya saja air yang membeku membentuk es berwujud zat padat. Es tersebut masih memiliki sifat air.

2. Dapat Kembali ke Bentuk Semula (Reversible)

Ciri kedua dari perubahan fisika adalah hasil perubahannya dapat kembali ke bentuk semula (reversible). Seperti pada contoh air yang memadat menjadi es di atas, hasil perubahannya yang berbentuk padat dapat kembali ke bentuk cair seperti semula.

3. Sifat Fisik Zat yang Berubah

Ciri ketiga dari perubahan fisika adalah perubahan hanya terjadi pada sifat fisik zat saja. Sifat fisik zat terdiri dari wujud, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan.

4. Tidak Terjadi Reaksi Kimia 

Ciri keempat ini berkaitan dengan ciri pertama di atas. Oleh karena tidak terbentuk zat jenis baru, artinya tidak terjadi reaksi kimia pada perubahan fisika. Susunan partikel atau molekul pada zat tidak melakukan ikatan dengan molekul atau partikel dari zat lain.

Contoh Perubahan Fisika

Berikut ini adalah contoh perubahan fisika yang dialami oleh benda-benda di sekitar kita:

1. Perubahan Fisika Pada Lilin

perubahan fisika pada lilin

Perubahan fisika pada lilin terjadi pada saat lilin tersebut dibakar. Ketika lilin dibakar, maka akan meleleh dan berbentuk cair. Tetapi, cairan atau lelehan tersebut masih memiliki sifat lilin asalnya, hanya saja bentuknya telah berubah. Bentuk merupakan salah satu sifat fisik dari zat.

2. Perubahan Fisika Pada Sukrosa (Gula)

Perubahan Fisika Pada Sukrosa (Gula)

Perubahan fisika juga dapat terjadi pada sukrosa. Tahukah kamu apa itu sukrosa? Sukrosa adalah nama ilmiah dari gula meja (pasir) yang sering kita konsumsi. Pada proses pembuatan teh, kristal-kristal sukrosa atau gula ditambahkan ke dalam gelas. Setelah diberi air panas dan diaduk, maka kristal gula tidak terlihat lagi. Tetapi, gula tetap ada dalam teh tersebut yang dibuktikan oleh adanya rasa manis.

3. Perubahan Fisika Pada Kayu

perubahan fisika pada kayu

Perubahan fisika juga bisa terjadi pada kayu. Kayu yang telah diketam akan berubah bentuk menjadi serpihan atau serbuk-serbuk kecil. Tetapi, meskipun bentuknya telah berubah, serpihan dan serbuk tersebut masih memiliki sifat kayu, hanya saja bentuknya telah berubah.

4. Perubahan Fisika Pada Air

perubahan fisika pada air

Perubahan fisika juga sering terjadi pada air. Seperti yang telah dipaparkan di atas, air yang berbentuk cair bisa berubah bentuk menjadi padat saat terjadi penurunan suhu. Tetapi, meskipun telah berubah menjadi padat, hasil perubahan tersebut masih memiliki sifat-sifat air.

5. Perubahan Fisika Pada Kertas

perubahan fisika pada kertas

Perubahan fisika pada kertas terjadi pada saat kita meremas kertas yang berbentuk lembaran berubah bentuk menjadi bola. Meskipun bentuknya telah menyerupai bola, tetapi hasil perubahannya masih memiliki sifat-sifat kertas.

6. Perubahan Fisika Pada Garam

perubahan fisika pada garam

Perubahan fisika pada garam terjadi pada saat garam dilarutkan ke dalam air. Garam yang awalnya berbentuk kristal akan berubah menjadi tidak berbentuk lagi. Tetapi, garam tersebut masih tetap ada di dalam larutan yang dibuktikan oleh adanya rasa asin pada larutan.

Baca Juga:

Kumpulan Contoh Perubahan Fisika dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini adalah kumpulan contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Kapur barus menyublim menjadi benda gas
  2. Air dibekukan menjadi es batu
  3. Garpu dan sendok dibuat dari aluminium
  4. Pakaian mengering setelah dijemur di terik matahari
  5. Uap air berubah menjadi embun
  6. Pengolahan bambu jadi bentuk kerajinan tangan
  7. Kerikil berasal dari batu setelah setelah proses penumbukan
  8. Balon ditiup akan menjadi semakin besar
  9. Besi yang dibuat menjadi body mobil
  10. Garam dilarutkan air hingga menjadi larutan garam
  11. Es krim beku mencair menjadi cairan
  12. Plastik bekas menjadi hiasan dinding
  13. Logam besi didaur ulang menjadi kerajinan
  14. Balok kayu diambil dari pepohonan
  15. Potongan besi dijadikan bahan membuat pagar
  16. Biji kopi digiling menjadi serbuk kopi
  17. Air raksa menguap
  18. Kain dijahit menjadi sebuah baju
  19. Gelas pecah hingga bentuknya semakin kecil
  20. Kertas yang didaur ulang menjadi mainan anak-anak
  21. Es batu mencair menjadi air
  22. Kayu menjadi bangku dan kursi
  23. Lilin meleleh ketika dibakar
  24. Gula dilarutkan jadi air gula
  25. Benang dirajut menjadi bentuk kain
  26. Campuran air dan pewarna gula dipakai untuk membuat agar-agar
  27. Tanah liat menjadi genteng atau batu bata
  28. Air menguap karena dipanaskan hingga menjadi uap air
  29. Besi dan logam dipanaskan
  30. Plastisin diolah jadi mainan anak-anak 
Demikianlah penjelasan tentang Perubahan Fisika. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar