Fungsi Air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Daftar Isi

Fungsi air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah untuk memutar turbin agar generator bisa menghasilkan energi listrik.

Apa kabar adik-adik? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat. Materi fisika kita kali ini akan membahas tentang pembangkit listrik tenaga air atau PLTA.

Sebagaimana yang diketahui, PLTA merupakan salah satu metode untuk menghasilkan listrik. Biasanya, jenis pembangkit ini dibangun menyatu atau tidak jauh dari daerah bendungan air.

Sesuai dengan namanya, metode ini menggunakan air sebagai sumber tenaga utama (hidropower). Air sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya energi listrik yang bisa dihasilkan.

Lantas, apa fungsi air dalam pembangkit listrik tenaga air itu? Nah, di bawah ini akan kalian temukan penjelasannya.

Baiklah, kita mulai saja materinya...

Fungsi Air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), air berfungsi untuk memutar turbin agar generator bisa menghasilkan energi listrik.
 
Mengapa air bisa digunakan sebagai sumber tenaga? Jadi, salah satu sifat air adalah selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. 
 
Air yang mengalir memiliki energi gerak. Semakin cepat alirannya, semakin besar pula energi yang dibawa oleh geraknya.

Teknologi pembangkit listrik dengan tenaga air ini bernama hidroelektrik.

Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Prosesnya di awali dengan membangun sebuah bendungan untuk mengumpulkan air dalam jumlah besar yang nantinya akan dimanfaatkan tenaganya.
 
bendungan pembangkit listrik tenaga air
 
Antara bendungan dan turbin dibuat pipa aliran air pada ketinggian tertentu.  
 
pipa pembangkit listrik tenaga air
 
Hal ini dilakukan karena air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi akan menghasilkan kecepatan yang lebih besar, sehingga mampu menggerakkan turbin yang dihubungkan ke generator.
 
turbin pembangkit listrik tenaga air
 
Apabila generator bergerak, maka akan timbul energi listrik, yang selanjutnya bisa digunakan untuk berbagai jenis keperluan.

Contoh bendungan yang digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) antara lain Bendungan Cirata, Bendungan Kesamben, Bendungan Bili-Bili, dan lain-lain.

Kesimpulan

Jadi, fungsi air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah untuk memutar turbin agar generator bisa menghasilkan energi listrik.
 
Gimana adik-adik, udah paham kan fungsi air dalam pembangkit listrik tenaga air? Jangan lupa lagi yah.
 
Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar