(Jawaban) Besaran Pokok yang Diperoleh dari Pengamatan sebuah Batu

Daftar Isi
Halo adik-adik, tahukah kalian besaran pokok apa yang dapat diperoleh dari hasil pengamatan sebuah batu adalah? Nah, kebetulan nih, pada materi kali ini, kakak akan menjelaskan hal-hal yang dapat diamati dari sebuah batu.

besaran pokok yang dapat diperoleh dari hasil pengamatan sebuah batu

Untuk menjawab pertanyaan di atas dengan benar, maka kalian harus mengetahui terlebih dahulu besaran apa saja yang termasuk ke dalam besaran pokok. Masih ingat tidak nama besarannya? Yah benar, besaran itu adalah panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus listrik, jumlah zat, dan intensitas cahaya.

Jadi, terdapat 7 besaran pokok yang dikenal dalam ilmu fisika. Bagi kalian yang ingin memperdalam materi seputar besaran pokok, kalian bisa membaca materinya di sini: Besaran Pokok.

Nah, sekarang kita fokus ke inti materi kali ini, besaran pokok apa sih yang bisa diperoleh dari pengamatan sebuah batu? Yuk, berikut ini kakak terangkan...

Besaran Pokok yang Dapat Diperoleh dari Hasil Pengamatan sebuah Batu

Jadi, besaran pokok yang dapat diperoleh dari hasil pengamatan sebuah batu adalah panjang dan massa. Bagaimana cara memperolehnya? Tentu saja dengan menggunakan alat ukur, yaitu alat ukur panjang dan alat ukur massa. 

Untuk batu-batu berukuran kurang dari 30 cm, kita bisa menggunakan jangka sorong untuk mengukur panjang batu tersebut. Sementara itu, untuk pengukuran massa batu, kita bisa menggunakan alat ukur massa bernama neraca atau timbangan.
mengamati batu

Pengamatan sebuah batu bisa dikategorikan sebagai pengamatan kuantitatif. Kalian ingat tidak apa itu pengamatan kuantitatif? 

Yah benar, pengamatan kuantitatif adalah pengamatan objek atau benda dengan menggunakan bantuan alat pengukur agar hasil pengamatan yang dilakukan lebih teliti dan akurat.

Kesimpulan

Jadi, besaran pokok yang dapat diperoleh dari hasil pengamatan sebuah batu adalah panjang dan massa dengan menggunakan alat ukur panjang dan alat ukur massa.

Gimana adik-adik, udah paham kan materi di atas? Jangan bingung lagi yah, jika mendapat pertanyaan serupa.

Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar