7+ Alat Ukur Besaran Massa dan Contoh

Daftar Isi
Alat yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca atau timbangan dengan satuan kg.

Halo adik-adik, bisakah kalian sebutkan apa saja alat ukur besaran massa? Belum tahu? Tenang aja, kakak akan menjelaskannya untuk kalian dalam materi ini. Dari pembahasan yang lalu, kalian pasti telah mengetahui bahwa massa merupakan salah satu contoh besaran fisika, yaitu besaran pokok.

Alat Ukur Besaran Massa dan Contoh

Alat Ukur Besaran Massa dan Contoh

Seperti semua besaran lainnya, massa juga memiliki alat ukur yang digunakan untuk menyatakan nilai atau angka dari besaran ini. Dalam praktik fisika di laboratorium, para siswa sering diberikan kegiatan mengukur massa benda-benda menggunakan alat ukur. 

Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mengetahui dan menguasai cara menggunakan alat ini. Penggunaannya sangat mudah kok, lihat saja penjual terigu atau gula di pasar, mereka bisa dengan cekatan menggunakan alat ini. Kalian jangan mau kalah yah...hehehe.

Baiklah, kakak mulai saja materinya...

Besaran Massa

Sebelum kita masuk ke alat ukur besaran massa, kakak ingin menyegarkan kembali ingatan kalian mengenai besaran ini. Jadi, massa adalah ukuran banyaknya zat yang dikandung suatu benda. Selain itu, massa juga sering diartikan sebagai ukuran kelembaman atau ukuran bertahannya suatu benda terhadap suatu gaya.

Dalam ilmu fisika, massa termasuk ke dalam anggota besaran pokok. Satuan besaran massa dalam Sl adalah kilogram (kg). Pada mulanya, satu (1) kilogram didefinisikan sebagai massa silinder platina-iridium yang disimpan di Sevres, Prancis. Untuk mendapatkan ketelitian lebih tinggi, kilogram standar menggunakan air murni. Sekarang, satu kilogram standar didefinisikan sebagai massa satu Liter air murni pada suhu 4 0C.

Alat Ukur Besaran Massa

Massa suatu benda dapat diukur dengan menggunakan alat ukur bernama neraca atau timbangan. Neraca yang paling sederhana memiliki bagian-bagian utama yang terdiri dari; wadah, alas, skala, dan penggeser anak timbangan. Perhatikan gambar di bawah ini:
bagian bagian neraca timbangan
Berkat kemajuan teknologi, neraca sekarang ini hadir dalam bentuk digital. Neraca digital merupakan neraca yang dilengkapi layar digital sehingga dapat menampilkan massa benda secara otomatis. Berikut ini penampakannya:

neraca digital alat ukur massa

Contoh Alat Ukur Besaran Massa

Ada banyak contoh atau jenis alat ukur besaran massa yang sering digunakan dalam kegiatan pengukuran, seperti: neraca ohauss, neraca pegas, neraca sama lengan, timbangan duduk, timbangan lengan gantung, neraca lengan tuas, dan neraca digital (elektronik). Baiklah, mari kita bahas satu per satu alat ini:

1. Neraca Ohauss

Neraca Ohauss alat ukur besaran massa

Neraca Ohauss adalah neraca yang digunakan saat percobaan di laboratorium. Neraca tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu neraca ohauss dua lengan dan neraca ohauss tiga lengan. Neraca Ohauss tiga lengan memiliki bagian-bagian utama yang terdiri dari lengan depan, tengah, dan belakang.
  • Lengan depan: memiliki anting logam yang dapat digeser dengan 10 skala, yaitu 0, 1, 2, 3,..., 10 gram. Tiap skala bernilai 1 gram.
  • Lengan tengah: memiliki anting lengan dapat digeser dengan 5 skala, yaitu 0, 100, 200,..., 500 gram. Tiap skala bernilai 100 gram.
  • Lengan belakang: memiliki anting lengan dapat digeser dengan 10 skala, yaitu 0, 10, 20,..., 100 gram. Tiap skala bernilai 10 gram.
Cara menentukan hasil pengukuran massa benda menggunakan neraca Ohauss tiga lengan adalah dengan menjumlahkan nilai yang ditunjukkan pada skala lengan depan, tengah, dan belakang.

Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Neraca Ohauss
  • Ketelitian: 0,01 gram (tiga lengan)
  • Kegunaan: Pengukuran di Laboratorium

2. Neraca Sama Lengan 

neraca sama lengan alat ukur massa

Neraca sama lengan merupakan alat ukur besaran massa yang sering digunakan oleh toko penjual logam mulia. Neraca ini sering diletakkan di dalam lemari, mengapa seperti itu? Hal itu dikarenakan pada pengukuran massa perhiasan yang salah satunya emas diperlukan ketelitian yang sangat tinggi sampai orde miligram. Untuk itu, neraca ini harus bebas dari segala gangguan, seperti angin, termasuk nafas dari petugas yang menimbang perhiasan tersebut.

Neraca sama lengan dilengkapi dua piringan dan anak timbangan dengan berbagai satuan massa. 
  • Piringan digunakan sebagai tempat untuk meletakkan benda yang akan diukur massanya, misalnya emas.
  • Anak timbangan digunakan sebagai satuan besaran perbandingan.
Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Neraca sama Lengan
  • Ketelitian: 0,001 gram
  • Kegunaan: Pengukuran massa emas

3. Timbangan Duduk

timbangan duduk alat ukur besaran massa

Timbangan duduk merupakan alat ukur besaran massa yang sering digunakan oleh pedagang di pasar untuk menimbang gula, sayur, dan lain-lain. Timbangan duduk memiliki dua sisi. Benda yang akan diketahui massanya diletakkan pada satu sisi dan anak timbangan yang telah diketahui massanya diletakkan pada sisi yang lain hingga terjadi keseimbangan. Jika keseimbangan telah terjadi, maka massa benda yang diukur sama dengan jumlah anak timbangan di sisi yang lain.

Misalnya, massa benda yang akan ditimbang diletakkan pada sisi kiri dan sisi kanannya terdapat anak timbangan 0,5 kg dan 1 ons. Jika terjadi keseimbangan, maka massa benda itu adalah 0,5 kg + 1 ons = 0,5 kg + 0,1 kg = 0,6 kg.

Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Timbangan duduk
  • Ketelitian: 1 gram
  • Kegunaan: Alat ukur pedagang di pasar

4. Timbangan Gantung

timbangan duduk alat ukur besaran massa

Timbangan gantung adalah alat ukur besaran massa yang sering digunakan oleh pedagang di pasar. Timbangan gantung digunakan dengan cara mengikat benda yang akan diukur massanya, kemudian menimbangnya. Posisi benda saat ditimbang dalam kondisi tergantung. 

Timbangan Gantung biasanya terbuat dari kayu dan logam. Berbentuk bulat panjang, di salah satu ujungnya terdapat kaitan untuk menggantungkan benda yang akan ditimbang.  Sebuah timbangan gantung biasanya memiliki daya timbang maksimal hingga 150 Kg.

Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Timbangan gantung
  • Ketelitian: 10 gram
  • Kegunaan: Pengukuran benda-benda besar

5. Neraca Lengan Gantung

neraca lengan gantung alat ukur besaran massa

Neraca lengan gantung adalah alat ukur besaran massa yang sering digunakan oleh pegawai pos untuk menimbang surat. Cara penggunaannya relatif mudah, benda ditempatkan pada wadah, kemudian beban pemberat digeser disepanjang batang skala sampai tercapai keadaan setimbang.

Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Neraca Lengan Gantung
  • Ketelitian: 1 gram
  • Kegunaan: Pengukuran massa surat

6. Neraca Pegas

neraca pegas alat ukur besaran massa

Neraca pegas adalah alat ukur besaran massa sederhana yang menggunakan pegas sebagai alat untuk menentukan massa benda yang diukurnya. Neraca pegas (seperti timbangan badan) mengukur berat, defleksi pegasnya ditampilkan dalam skala massa (label angkanya sudah dibagi gravitasi). 

Neraca ini sering digunakan karena praktis, misalnya, digunakan di laboratorium fisika, karena lebih mudah dalam mengukur massa benda yang ringan. Walaupun untuk jangka waktu lama pegasnya bisa berkurang tingkat sensitifitasnya sehingga tidak akurat lagi.

Neraca mempunyai dua skala, yaitu skala N (newton) untuk mengukur berat benda dan skala g (gram) untuk mengukur massa benda. Batas ketelitian atau nilai skala terkecil pada neraca pegas berbeda-beda, akan tetapi biasanya yang sering digunakan di laboratorium adalah 0,1 Newton. 

Berikut ini cara penggunaan neraca pegas:
  • Atur skala ke angka 0 terlebih dahulu agar hasil yang didapatkan akurat. 
  • Beban digantungkan pada pengait yang ada, tunggu hingga pegas bergetar.
  • Baca hasil pengukuran
Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Neraca pegas
  • Ketelitian: 0,1 gram
  • Kegunaan: Pengukuran di laboratorium

7. Neraca Digital (Elektronik)

neraca digital alat ukur besaran massa

Neraca digital adalah alat ukur besaran massa yang dilengkapi layar digital sehingga dapat menampilkan massa benda secara otomatis. Jenis neraca ini bekerja secara elektronis dengan tenaga listrik. Umumnya timbangan ini menggunakan arus lemah dan indikatornya berupa angka digital pada layar bacaan.

Neraca digital merupakan alat ukur massa yang memiliki tingkat ketelitian paling baik dibandingkan dengan neraca-neraca sebelumnya. Tingkat ketelitian neraca elektronik adalah 0,01 gram sampai 0,001 gram.

Pengukuran massa benda dengan neraca digital dapat dilakukan dengan mudah, hanya dengan meletakkan benda yang akan diukur massanya, kemudian hasil pengukuran akan muncul di layar.

Berikut ini profil singkat dari alat ini:
  • Nama Alat: Neraca Digital
  • Ketelitian: 0,001 gram
  • Kegunaan: Pengukuran massa benda kecil

Kesimpulan

Jadi, alat ukur besaran massa disebut dengan neraca atau timbangan. Neraca terdiri dari beberapa jenis, seperti: neraca Ohauss, neraca pegas, neraca sama lengan, timbangan duduk, timbangan lengan gantung, neraca lengan tuas, dan neraca digital (elektronik).

Gimana adik-adik, udah paham kan mengenai alat ukur besaran massa ini? Jika masih ada bagian yang belum dipahami, silahkan tanyakan melalui kolom komentar. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya.Terima kasih, semoga bermanfaat.
Nur Afdan S.Si
Nur Afdan S.Si Nur Afdan, S.Si, Sarjana Fisika Universitas Negeri Makassar. Menyukai segala hal yang berkaitan dengan fisika. Kontak: Email: afdanfisika@gmail.com

Posting Komentar